search

Welcome

Minggu, 27 Mei 2012

Apa Itu Laporan ?


1. Pengertian Laporan
definisi laporan itu adalah :
1.Suatu bentuk penyampaian berita,keterangan,pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun secara tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada diantara mereka.
2.Salah satu cara pelaksanaan komunikasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lainnya.

2. Dasar – dasar membuat Laporan
a. Clear
Kejelasan suatu laporan diperlukan baik kejelasan dalam pemakaian bahasa, istilah, maupun kata-kata harus yang mudah dicerna, dipahami dan dimengerti bagi si pembaca.

b. Mengenai sasaran permasalahannya
Caranya dengan jalan menghindarkan pemakaian kata-kata yang membingungkan atau tidak muluk-muluk, demikian juga hal dalam penyusunan kata-kata maupun kalimat harus jelasm singkat jangan sampai melantur kemana-mana dan bertele-tele yang membuat si pembaca laporan semakin bingung dan tidak mengerti.

c. Lengkap (complete)
Kelengkapan tersebut menyangkut :
#. Permasalahan yang dibahas harus sudah terselesaikan semua sehingga tidak menimbulkan tanda tanya
#. Pembahasan urutan permasalahan harus sesuai dengan prioritas penting tidaknya permasalahan diselesaikan

d. Tepat waktu dan cermat
Tepat waktu sangat diperlukan dalam penyampaian laporan kepada pihak-pihak yang membutuhkan karena pihak yang membutuhkan laporan untuk menghadapi masalah-masalah yang bersifat mendadak membutuhkan pembuatan laporan yang bisa diusahakan secepat-cepatnya dibuat dan disampaikan.

e. Tetap (consistent)
Laporan yang didukung data-data yang bersifat tetap dalam arti selalu akurat dan tidak berubah-ubah sesuai dengan perubahan waktu dan keadaan akan membuat suatu laporan lebih dapat dipercaya dan diterima.

f. Objective dan Factual
Pembuatan laporan harus berdasarkan fakta-fakta yang bisa dibuktikan kebenarannya maupun dibuat secara obyektif.

g. Harus ada proses timbal balik

·         Laporan yang baik harus bisa dipahami dan dimengerti sehingga menimbulkan gairah dan minat si pembaca.
·          Jika si pembaca memberikan respon berarti menunjukkan adanya proses timbal balik yang bisa memanfaatkan secara pemberi laporan maupun si pembaca laporan

3. Sistematika Laporan
laporan lengkap yang lengkap, harus dapat menjawab semua pertanyaan mengenai : apa ( what ), mengapa ( why ), siapa ( Who ), dimana ( where ), kapan ( when ), bagaimana ( how ).
Urutan isi laporan sebaiknya diatur, sehingga penerima laporan dapat mudah memahami. Urutan isi laporan antara lain sebagai berikut :

1. Pendahuluan
Pada pendahuluan disebutkan tentang :
1) Latar belakang kegiatan.
2) Dasar hukum kegiatan.
3) Apa maksud dan tujuan kegiatan.
4) Ruang lingkup isi laporan.

2. Isi Laporan
Pada bagian ini dimuat segala sesuatu yang ingin dilaporkan antara lain :
1) Jenis kegiatan.
2) Tempat dan waktu kegiatan.
3) Petugas kegiatan.
4) Persiapan dan rencana kegiatan.
5) Peserta kegiatan.
6) Pelaksanaan kegiatan (menurut bidangnya, urutan waktu pelaksanaan, urutan fakta / datanya).
7) Kesulitan dan hambatan.
8) Hasil kegiatan.
9) Kesimpulan dan saran penyempurnaan kegiatan yang akan datang.

3. Penutup
Pada kegiatan ini ditulis ucapan terima kasih kepada yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan itu, dan permintaan maaf bila ada kekurangan-kekurangan. Juga dengan maksud apa laporan itu dibuat.

//contoh Laporan

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya, dan sintesis yang berarti menyusun.Jadi fotosintesis dapat diartikan sebagai suatu penyusunan senyawa kimia kompleks yang memerlukan energi cahaya. Sumber energi cahaya alami adalah matahari. Proses ini dapat berlangsung karena adanya suatu pigmen tertentu dengan bahan CO2 dan H2O. Cahaya matahari terdiri atas beberapa spektrum, masing-masing spektrum mempunyai panjang gelombang berbeda, sehingga pengaruhnya terhadap proses fotosintesis juga berbeda (Salisbury, 1995).
… dst …
Latarbelakang berisi dasar teori singkat yang berisi penjelasan ringkas mengenai konsep yang relevan/berhubungan dengan tema praktikum, atau sesuatu yang mendorong mengapa kamu melakukan praktikum tersebut.

1.2 Tujuan
Tujuan percobaan tentang fotosintesis ini adalah untuk:
  1. membuktikan bahwa dalam fotosintesis dihasilkan oksigen (O2)
  2. mengamati pengaruh cahaya dan CO2 terhadap pembentukan oksigen pada proses fotosintesis
  3. mengetahui ada tidaknya simpanan amilum dalam jaringan daun yang diberi perlakuan cahaya matahari berbeda
… dst …
Tujuan berisi konsep yang apa diuji atau yang ingin diketahui atau hasil yang diharapkan dalam praktikum.

BAB II
METODE PRAKTIKUM

2.1 Waktu dan Tempat
Praktikum fotosintesis ini berlangsung pada hari Senin tanggal 15 … dst …

2.2 Alat dan Bahan
Alat – alat yang digunakan dalam praktikum tentang fotosintesis ini adalah beaker glass, corong kaca, tabung reaksi, cawan petri, lampu spiritus/kompor, … dst …

2.3 Prosedur kerja
Fotosintesis
1. Dimasukkan beberapa cabang Hydrilla verticillata yang sehat sepanjang kira-kira 15 cm … dst …
Metode praktikum berisi tentang uraian prosedur kerja, alat dan bahan, waktu pelaksanaan praktikum, tim/kelompok praktikum dsb.
… dst …

BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Data Hasil Pengamatan
Data hasil pengamatan berisi catatan hasil praktikum. Data yang dicatat bisa berupa data numerik (angka) atau pengamatan terhadap suatu peristiwa. Untuk mempermudah biasanya dituangkan dalam bentuk tabel.

3.2 Pembahasan
Pada percobaan tentang proses fotosintesis, Hydrilla verticillata dengan panjang yang telah ditentukan dimasukkan ke dalam corong kaca yang ditutup dengan tabung reaksi dan kemudian ke dalam beaker glass yang berisi air sampai penuh, apabila dilakukan perlakuan dengan memberikan cahaya pada Hydrilla verticillata tersebut akan menghasilkan gelembung udara yang banyak, … dst …
Pembahasan berisi tentang uraian hasil praktikum. Pembahasan ini umumnya bisa dipermudah dengan mensinkronkan antara hasil eksperimen dengan teori. Tidak masalah jika hasil praktek sesuai dengan teori. Yang jadi persoalan bila hasil praktikum tidak sesuai dengan teori. Kasus ini sering disebut dengan anomali praktikum.
Untuk menghindari masalah ini rancanglah prosedur percobaan dengan baik dan cermat. Selain itu Anda juga harus memahami benar mengenai variabel bebas, variabel terikat, variabel kontrol, serta faktor lain yang kiranya bisa menyebabkan munculnya anomali tersebut.

BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil praktikum yang diperoleh maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Fotosintesis adalah suatu proses metabolisme dalam tanaman untuk membentuk karbohidrat dengan memakai karbondioksida (CO2) dari udara dan air (H2O) dari dalam tanah … dst …
Kesimpulan berisi penegasan konsep hasil praktikum secara singkat, dan disesuaikan dengan tujuan praktikum dengan berlandaskan hasil eksperimen. Jika tujuan praktikum ada lima item misalnya, maka kesimpulan bisa ditarik berdasarkan setiap item tujuan praktikum.

DAFTAR PUSTAKA
Berisi daftar literatur yang digunakan sebagai acuan dasar teori. Anda boleh mencantumkan sumber apa saja di sini, mulai buku, laporan ilmia, maupun artikel pada suatu situs tertentu. Semakin banyak literatur yang relevan dan berkualitas, maka dasar teori Anda semakin bagus.

Senin, 02 April 2012

Apakah Karya Ilmiah Itu ??

A. Pengertian Karya Ilmiah

Karya ilmiah adalah serangkaian kegiatan penulisan yang didasarkan pada pengkajian atau penelitian ilmiah yang ditulis secara sistematis menggunakan bahasa prinsip-prinsip ilmiah. Atau ada juga yang menyatakan bahwa karya tulis ilmiah adalah karya tulis yang disusun berdasarkan kriteria ilmiah.

Dari definisi di atas, dapat dilihat bahwa karya tulis sebenarnya adalah laporan dari sebuah pengkajian, baik dalam arti penelitian maupun gagasan-gagasan koseptual dari hasil telaahan. Laporan ini akan mengambil bentuk yang berbeda-beda, ketika ditulis. Biasanya hal ini terkait dengan kepentingan dari laporan itu sendiri. Oleh karena itu, karya ilmiah bisa dilihat dalam beberapa bentuk: 1) makalah, yaitu karya tulis yang memuat pemikiran tentang suatu masalah disertai analisis logis dan objektif, biasanya dirancang untuk kepentingan seminar, 2) artikel, yakni karya tulis yang dirancang untuk kepentingan penerbitan jurnal, 3) skripsi, tesis dan disertasi, yaitu karya tulis ilmiah yang dijadikan sebagai persyaratan akhir untuk memperoleh gelar kesarjanaan.

B. Ciri karya Ilmiah

Sebuah karya ilmiah mesti menunjukan ciri-ciri keilmiahan, baik dari sifatnya, maupun dari segi bahasanya. Dari segi sifatnya, karya ilmiah mestilah memenuhi unsur-unsur: 1) logis, dalam pengertian disimpulkan dengan kaedah berfikir yang sehat, 2) objektif, dalam pengertian bahwa kegiatan penulisan karya ilmiah itu didasari dan disertai dengan data dan fakta, bersifat informatif dan deskriptif serta bebas dari kepentingan subjektif, 3) empiris, dalam pengertian karya tersebut berbicara dalam wilayah pengalaman manusia, dan 4) sistematis, dalam pengertian bahwa karya tulis itu ditulis dengan sifat kronologis.

Demikian pula dari sisi bahasa yang digunakan mesti pula bahasa ilmiah, yakni perpaduan antara ragam bahasa tulis dan bahasa ilmiah. Bahasa tulis tentu berbeda dengan bahasa lisan, oleh karena itu, pada ragam bahasa tulis terdapat ciri: 1)pemilihan kosa kata secara cermat, 2) struktur kalimat yang lengkap, dan 3) paragraf dikembangkan secara lengkap dan padu serta kronologis. Sedangkan ragam bahasa ilmiah bercirikan: 1)cendikia dalam membentuk pernyataan, 3)lugas, 4) formal, dan 5) bertolak dari gagasan, yakni penonjolan diarahkan pada gagasan bukan pada penulis.

Karya tulis ilmiah sebagian berasal dari penelitian, artinya karya ilmiah merupakan laporan dari sebuah penelitian. Tetapi, banyak pula karya ilmiah tidak berasal dari penelitian, tetapi berupa gagasan-gaasan konseptual atau hasil telaahan.

C. Persyaratan Karya Ilmiah

Dari berbagai macam bentuk karya ilmiah, karya ilmiah memiliki persyaratan khusus. Persyaratan karya ilmiah adalah:

a.Karya ilmiah menyajikan fakta objektif secara sistematis atau menyajikan aplikasi hukum alam pada situasi spesifik.

b.Karya ilmiah ditulis secara cermat, tepat, benar, jujur dan tidak bersifat terkaan. Dalam pengertian jujur terkandung sikap etik penulis ilmiah yakni mencantukan rujukan dan kutipan yang jelas.

c.Karya ilmiah disusun secara sistematis setiap langkah direncanakan secara terkendali, konseptual dan prosedural.

d.Karya ilmiah menyajikan rangkaian sebab-akibat dengan pemahaman dan alasan yang indusif yang mendorong pembaca untuk menarik kesimpulan.

e.Karya ilmiah mengandung pandangan yang disertai dukungan dan pembuktian berdasarkan suatu hipotesis

f.Karya ilmiah hanya mengandung kebenaran faktual sehingga tidak akan memancing pertanyaan yang bernada keraguan. Penulis karya ilmiah tidak boleh memanipulasi fakta, serta tidak bersifat ambisius dan berprasangka, penyajian tidak boleh bersifat emotif.

Berdasarkan uraian di atas, maka dalam menulis karya ilmiah memerlukan persiapan yang dapat dibantu dengan menyusun kerangka tulisan. Di samping itu, karya tulis ilmiah harus menaati format yang berlaku.

C. Contoh Karya Ilmiah

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Telah kita ketahui bersama bahwa perkembangan teknologi dewasa ini sedemikian pesatnya, tidak terkecuali dengan perkebangan teknologi komputer. Bahkan dapat dikatakan bahwa semua aspek kehidupan dewasa ini menggunakan teknologi komputer. Mulai dari kota-kota besar sampai ke pelosok-pelosok pedesaan, mulai dari perusahaan-perusahaan besar hingga perusahaan-perusahaan kecil. Satu hal yang sangat populer dewasa ini di dunia kerja adalah apa yang dinamakan dengan Sistem Komputerisasi, yang telah banyak diterapkan hampir di semua bidang usaha. Dengan adanya Sistem Komputerisasi ini sangat membantu perusahaan dalam menangani semua transaksi yang terjadi dari segi Efisiensi,efektivitas, waktu, biaya, dan lain sebagainya.

Di dalam perusahaan terkadang terjadi kesulitan untuk mengetahui berapa jumlah penjualan terhadap barang yang laku terjual, terlebih lagi jika permintaan terhadap barang tersebut sangat banyak. Sehingga pemilik perusahaan akan mengalami kesulitan dalam melakukan pencatatan semua proses transaksi yang dilakukan secara manual. Belum lagi jika terdapat retur barang yang mengakibatkan proses transaksi menjadi terhambat, akibat proses pengecekan terhadap barang dilakukan secara manual.

Objek penelitian penulis dalam penulisan ilmiah ini penulis ambil dari salah satu referensi buku mengenai aplikasi penjualan. Dengan perkataan lain perusahaan yang akan penulis tuangkan dalam penulisan ilmiah ini tidak betul-betul ada. Penulis juga telah mengamati dan mempelajari aplikasi penjualan yang sudah ada pada buku tersebut dimana kondisi yang ada masih kurang begitu efektif dan efisien pada beberapa aplikasi serta penggunaan database Navicat MySQL yang dirasa masih banyak orang yang kurang mengerti tentang software ini untuk tingkat pemula. Sehingga penulis mencoba mengganti database yang ada dengan Microsoft Access. Oleh karena penulis ingin coba mengembangkan pembuatan aplikasi penjualan barang dengan menggunakan Microsoft Access

sebagai databasenya, dengan judul “Aplikasi Penjualan Barang Pada PD Makmur Kertas Jaya Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0”.

1.2 Batasan Masalah

Pembatasan masalah pada penulisan ilmiah ini hanya membatasi pada

pencatatan transaksi penjualan barang dan pembuatan laporan stock barang.

1.3 Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan yang hendak dicapai oleh penulis yaitu :

1. Untuk menggambarkan langkah-langkah dalam pembuatan dan

pengembangan aplikasi mengenai penjualan barang yang nantinya

diharapkan dapat membantu untuk proses pembuatan laporan stock barang

harian jika aplikasi ini sudah diterapkan dan digunakan disuatu toko

ataupun perusahaan.

2. Untuk memperluas wawasan dan pengetahuan penulis dalam pembuatan

aplikasi dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0.

1.4 Metode penelitian

Untuk mendukung penulisan ini penulis mengumpulkan data-data untuk

melengkapi bahan atau materi penyusunan dengan menggunakan studi pustaka

yaitu dengan membaca beberapa buku komputer.

1.5 Sistematika Penulisan

Dalam penulisan ilmiah ini penulis membagi penulisan menjadi 4 (empat)

bab dengan uraian sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini mengemukakan latar belakang masalah, batasan

masalah , tujuan penulisan, metode penulisan dan sistematika

penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini mengemukakan dan menjelaskan landasan teori yang

berhubungan penjualan barang serta teori tentang bahasa

pemprogaman Microsoft Visual Basic 6.0 dan Microsoft

Access 1997 yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini.

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN

Bab ini menguraikan bagaimana penulis membuat suatu

rancangan aplikasi dan bagaimana mewujudkan rancangan

aplikasi tersebut.

BAB IV PENUTUP

Bab ini berisikan kesimpulan dan saran apa saja yang penulis

kemukakan pada bab-bab sebelumnya.



Contoh CV

DAFTAR RIWAYAT HIDUP






Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Kamal Fahri

Tempat,tanggal lahir : Jakarta, 08 Maret 1991

Jenis Kelamin : Laki-laki

Status : Lajang

Kewarganegaraan : Indonesia

Agama : Islam

Pendidikan Terakhir : SMA. Suluh Jakarta

Alamat : Jl. Assakinah Raya No.25 Rt.002 Rw.02 Rawa Bambu

Kelurahan Kebagusan Kecamatan Pasar Minggu

Jakarta Selatan 12520

Telephone : 08999189899

Riwayat Pendidikan :

Tahun 1992-1998 : SDN. 06 Petang Pasar Minggu, Jakarta

Tahun 1998-2001 : SLTP. Bhakti Tugas Pasar Minggu, Jakarta

Tahun 2001-2004 : SMA. Suluh Pasar Minggu, Jakarta