Rabu, 02 Maret 2011
MASALAH POKOK EKONOMI
Menurut aliran Klasik : aliran ekonomi klasik menyebutkan bahwa ada 3 Masalah Pokok Ekonomi yaitu : Produksi, Distribusi dan Konsumsi. Ketiga aspek ini harus dikelola sedemikian rupa agar tercipta hasil yang maksimal demi kemakmuran masyarakat ,
sedangkan Menurut aliran Modern : Ekonomi modern mengakomodasikan masalah ekonomi dalam 3 masalah pokok, yaitu barang apa yang di produksi dan berapa jumlahnya (What), bagaimana cara memproduksi (How), dan untuk siapa barang tersebut di produksi (For Whom).
1. Barang apa dan berapa jumlah barang yang harus diproduksi?(What?)
Karena sumber daya terbatas, masyarakat harus memutuskan barang apa yang akan di produksi (what). Sangat tidak mungkin untuk memproduksi semua jenis benda pemuas kebutuhan. Setelah ditentukan apa yang akan diproduksi, kemudian diputuskan berapa jumlah barang yang harus diproduksi sehingga dapat ditentukan berapa sumber daya yang dibutuhkan untuk proses produksi.
What berdasarkan dengan kebutuhan apa yang paling mendesak bagi masyarakat. Jika masyarakat menginginkan suatu barang tertentu, maka diproduksilah barang tersebut, sehingga hasil produksi bisa terserap oleh masyarakat. Misalnya: pada awal perkembangan laptop kecil (palm top), masyarakat kurang antusias terhadap produk tersebut, sehingga produk tersebut tidak terserap secara baik di masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini kembali lagi muncul laptop kecil (dengan nama baru netbook), masyarakat sangat antusias dengan produk lama yang muncul kembali ini. Kemunculannya sangat tepat dengan keinginan masyarakat sekarang yang menginginkan gadget yang serba portable, ringan, nyaman, kaya fitur, akses internet dan tentu saja dengan harga yang jauh lebih murah.
2. Bagaimana cara memproduksi?(How?)
How berkaitan dengan teknik bagaimana menghemat sumber daya untuk menghasilkan produksi yang maksimal. Misalnya dengan menggantikan produksi manual dengan produksi secara mesin. Cara ini bisa mempercepat produksi, menghemat bahan mentah dan sebagainya, sehingga bisa menghemat biaya produksi dan bisa memenuhi kebutuhan lebih banyak.
Masalah dalam hal ini adalah:
[-] Teknologi atau metode produksi apa yang digunakan untuk memproduksi suatu barang: berapa jumlah tenaga kerja, jenis mesin, serta bahan mentah apa yang akan digunakan.
[-] Bagaimana mengkombinasikan faktor-faktor produksi yang ada agar berhasil dan berdaya guna.
3. Untuk Siapa diproduksi ? (For Whom?)
For whom menyangkut siapa yang akan memakai barang hasil produksi, misalnya ada barang yang khusus untuk anak-anak, remaja, orang dewasa, kemudian barang khusus untuk kalangan menengah ke atas atau menengah ke bawah dan seterusnya
Siapa yang memerlukan barang tersebut dan siapa saja yang menikmati hasilnya. Apakah barang-barang yang diproduksi tersebut akan didistribusikan menurut ukuran pendapatan, kekayaan atau kelompok tersebut di masyarakat .
Maka dapat disimpulkan bahwa What disini adalah permasalahan tentang komoditi apa yang dihasilkan. berhubung pada kasus ini komoditi yang akan dihasilkan adalah jagung yang diperkirakan sebanyak 1 ton maka itulah yang menjadi topic permasalahnya.sedangkan untuk How adalah permasalahan tentang bagaimana menghasilkan komoditi tersebut, yaitu jagung yang tadi diperkirakan sebanyak 1 ton , apakah dengan menggunakan cara tradisional dalam pengolahan tanah, penanaman bibit,perawatan dan memetik hasil (panen), ataukah dengan menggunakan cara modern. lalu untuk permasalahan For whom disini dimaksudkan untuk siapa komoditi tersebut dihasilkan. Komoditi pada kasus ini dihasilkan untuk kemudian dijual kepada para pembeli di pasar-pasar tradisional.
Untuk memecahkan masalah tersebut, masyarakat melakukan beberapa hal berikut:
1. Tradisi dan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat primitif.
2. Insting yang biasa dilakukan oleh binatang.
3. Perintah yang dilakukan di dalam masyarakat yang mana diktator berkuasa.
4. Mekanisme harga yaitu suatu prores yang terjadi di masyarakat dimana terjadi gaya tarik menarik antara produsen dan konsumen di pasar input maupun output.
Gerak dari setiap input (faktor-faktor produksi) dan output (barang) bisa digunakan untuk memecahkan 3 masalah pokok dalam ekonomi masyarakat. Diantaranya :
1. Bila permintaan terhadap suatu barang naik, maka harga jual barang tersebut akan naik, sehingga penjual mendapatkan untung lebih besar. Produsen akan meningkatkan kapasitas produksi, barang-barang menjadi berlimpah, maka harga barang menjadi turun dan akhirnya produsen menyesuaikan jumlah barang yang diproduksi. Disini terlihat bahwa gerak harga barang bisa menentukan apa dan berapa jumlah barang yang bisa diproduksi.
2. Barang-barang diproduksi dari beberapa faktor produksi. Apabila salah satu atau lebih faktor produksi mengalami kenaikan harga, maka para produsen cenderung akan menghemat faktor produksi tersebut atau menggunakan faktor produksi yang lain atau substitusi. Sehingga bisa disimpulkan bahwa gerak harga input mempengaruhi kombinasi yang akan dipakai produsen dalam menjalankan proses produksinya.
3. Ketika barang hasil produksi itu dijual kepada konsumen, maka konsumen membelinya dengan penghasilannya dari hasil penjualan faktor produksi yang dimilikinya kepada produsen. Sehingga bisa disimpukan bahwa faktor produksi dan harga setiap unitnya mempengaruhi besar kecil penghasilan seseorang.
Walaupun bisa memecahkan masalah-masalah di atas, mekanisme harga tidak bisa digunakan untuk memecahkan semua masalah-masalah ekonomi yang ada, beberapa diantaranya yang berkaitan dengan masalah khusus berikut ini:
1. Distribusi pendapatan, tidak selamanya mekanisme harga memecahkan masalah for whom secara adil.
2. Ketidaksempurnaan pasar, kekuatan ekonomi yang terlalu berbeda di pasar akan menyebabkan mekanisme harga yang terjadi tidak mencerminkan prioritas masyarakat secara wajar, sehingga what dan how tidak terpecahkan secara baik.
3. Barang-barang kolektif, barang-barang tertentu yang hanya bisa disediakan secara kolektif masyarakat, maka harga barang tersebut tidak ada, kalaupun ada tidak mencerminkan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya, sehingga jelas hal ini tidak bisa dipecahkan oleh what. Misalnya keamanan masyarakat.
4. Eksternalitas, mekanisme harga tidak bisa memperhitungkan masalah-masalah sosial yang timbul sebagai akibat dari kegiatan ekonomi.
5. Pengelolaan perekonomian secara makro, mekanisme harga tidak bisa menstabilkan gejolak naik dan turunnya kegiatan ekonomi secara nasional.
Ada beberapa hal lagii nii yang mesti di ingett :
Ketiga masalah diatas (what, how dan for whom) bersifat fundamental dan saling berhubungan satu dengan yang lainnya.
setiap negara mengalami masalah tersebut namun tidak semua perekonomian memecahkannya dengan cara yang sama.
Kemungkinan-kemungkinan produksi setiap negara untuk memecahkan masalah-masalah pokok yang dihadapai oleh setiap negara tergantung dari sistem perekonomian yang dianut oleh masing-masing negara
Pemilihan terhadap beberapa kemungkinan tersebut akan menimbulkan biaya peluang.
Selasa, 14 Desember 2010
Planet Baru di Bimasakti

London, (Reuters) – Astronom-astronom Eropa memindai Bima Sakti dan menemukan sebuah planet yang letaknya dekat bintang yang berasal dari planet diluar galaksi Bima Sakti. Hal ini menyiratkan bahwa itu berasal dari luar galaksi Bima Sakti.
Temuan yang menantang pemahaman tentang bagaimana proses terbentuknya planet ini dibuat disebut dengan Helmi Stream - sekelompok bintang yang awalnya milik sebuah galaksi kerdil yang kemudian dilahap oleh Bima Sakti. Fenomena ini disebut astronom dengan “an act of cosmis cannibalism” (tindakan kanibalisme galaksi. red).
"Sejauh yang saya tahu ini adalah pertama kalinya sebuah planet seperti ini ditemukan. Ia datang ke galaksi kita sekitar 6 sampai 9 miliar tahun lalu, seperti layaknya pengunjung," ujar pemimpin tim Astronomi yang membuat penemuan dari Max Planck Institute di Jerman, Johny Setiawan.
Selama 15 tahun terakhir, astronom telah mendeteksi hampir 500 planet yang mengorbit bintang-bintang di lingkungan kosmik Bima Sakti. Namun belum bisa dipastikan apakah ada yang berasal dari luar galaksi Bima Sakti atau tidak.
"Penemuan ini sangat menarik," kata Rainer Klement, juga dari Max Planck Institute."Karena ada jarak besar yang terlibat, dan tidak terdeteksinya planet-planet di galaksi lain. Tapi ini pertukaran kosmik ini telah menarik planet extragalactic (yang berasal dari galaksi di luar Bima Sakti red.) ke dalam jangkauan kita."
Bintang induk itu disebut HIP 13044 dan planetnya dikenal sebagai HIP 13044b. Itu terletak sekitar 2.000 tahun cahaya dari Bumi, tepatnya di konstelasi selatan Fornax, atau Furnace. Ini seperti disampaikan para ilmuwan dalam sebuah studi dalam jurnal Science Express, Kamis.Ini dideteksi menggunakan spektrograf berresolusi tinggi yang melekat pada sebuah teleskop 2,2 meter di La Silla European Southern Observatory di Chile.
Para ilmuwan mengatakan, penemuan itu menimbulkan pertanyaan tentang teori pembentukan planet. Karena merupakan pertama kali sebuah planet ditemukan di sekitar bintang tua yang sangat sedikit mengandung unsur-unsur selain hidrogen dan helium.
"Menurut formasi model planet yang diterima secara luas, sebenarnya tidak mungkin untuk terbentuknya planet di sekitar seperti bintang yang sangat miskin logam," kata Setiawan dalam sebuah wawancara telepon.
Timnya juga terkejut menemukan bahwa planet ini telah pergi dan kemudian dikenal sebagai "fase raksasa merah" dari evolusi bintang. Yaitu ketika bintang-bintang seperti matahari berkembang sampai beberapa kali dari ukuran aslinya.
Yang tidak biasa adalah bahwa HIP 13044b telah bertahan dalam proses, ketika para astronom biasanya akan berharap planet itu akan dilahap oleh bintang induk dalam proses perkembangannya.
"Penemuan ini sangat menarik ketika kita mempertimbangkan masa depan yang jauh dari sistem planet kita sendiri, seperti Matahari juga diharapkan menjadi raksasa merah di sekitar 5 miliar tahun lagi," kata Setiawan.
Meskipun sejauh ini planet HIP 13044b telah lolos, namun para ilmuwan meramalkan bintang induk kemungkinan akan berkembang lagi di tahap evolusi berikutnya. Hal ini juga dapat meramalkan kematian planet luar Bima Sakti, seperti Jupiter. Dan ini tentunya saat Matahari mendekati akhir hidupnya. (OnIslam.net/Reuters)
Selasa, 07 Desember 2010
Hakekat Komunikasi
Memahami komunikasi berarti memahami apa yang terjadi selama komunikasi berlangsung, mengapa itu terjadi, manfaat apa yang dirasakan, akibat-akibat apa yang ditimbulkannya, apakah tujuan dari aktifitas berkomunikasi sesuai dengan apa yang diinginkan, memahami hal-hal yang dapat mempengaruhi dan memaksimalkan hasil-hasil dari kejadian tersebut.Menurut Anwar arifin (1988:17), komunikasi merupakan suatu konsep yang multi makna. Makna komunikasi dapat dibedakan berdasarkan:
Komunikasi sebagai proses sosial Komunikasi pada makna ini ada dalam konteks ilmu sosial. Dimana para ahli ilmu sosial melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan komunikasi yang secara umum menfokuskan pada kegiatan manusia dan kaitan pesan dengan perilaku.
Harold D. Lasswell meneliti masalah identifikasi simbol dan image yang bertolak belakang dengan realitas/efek pada opini publik. Berkaitan dengan efek-efek teknik propaganda pada perang dunia 1 (1927). Beliau seorang ahli politik, meneliti dengan cara meyebarkan leaflet mengenai perang.
Kurt lewin meneliti fungsi-fungsi komunikasi pada kelompok sosial informal. Lewin meneliti tipe-tipe gatekeeper yang dilakukan oleh pemimpin-pemimpin autokratik, demokratik. Lewin juga meneliti individu-individu yang ada pada kelompok-kelompok penekan dan individu-individu yang berada pada kelompok (members group). Soearang ahli psikologi.
Carl Hovland meneliti kredibilitas sumber (komunikator) hubungannya dengan efek persuasi (perubahan sikap). Hovland adalah peneliti yang memperkenalkan penelitian-peneltian eksperimental dalam komunikasi massa. Seorang ahli sosiologi, meneliti melalu pemutaran film berbeda kepada 2 kelompok berbeda, dan melihat efek dari film tersebut terhadap individu. Kredibiltas terdiri dari 1. Expert (ahli dalam bidang tersebut) 2. Competency (memiliki kompetensi) 3. Skill (harus memiliki kemampuan dalam bidang nya) 4. Trust (harus bisa di percaya)
Paul F.Lazarsfeld mengungkapkan hubungan antara status sosial, ekonomi, mass media exposure dan pengaruh interpersonal atau efek pengetahuan, sikap dan perubahan perilaku. Beliau seorang ahli matematika Teknik-teknik analisis yang digunakan oleh para peneliti tersebut memberikan contoh bagaimana menjelaskan sistem komunikasi dalam konteks proses sosial.
Komunikasi sebagai Peristiwa Dalam hal ini komunikasi mempunyai pengertian, bahwa komunikasi merupakan gejala yang dipahami dari sudut bagaimana bentuk dan sifat terjadinya. Peristiwa komunikasi dapat diklasifikasikan berdasarkan kriteria tertentu. Ada yang membedakan komunikasi
massa dengan komunikasi tatap muka, komunikasi verbal dan non verbal, komunikasi yang menggunakan media dan tanpa media.
Komunikasi sebagai Ilmu Struktur ilmu pengetahuan meliputi aspek aksiologi, epistomologi dan ontologi. Aksiologi mempertanyakan dimensi utilitas (faedah, peranan dan kegunaan). Epistomologi menjelaskan norma-norma yang dipergunakan ilmu pengetahuan untuk membenarkan dirinya sendiri. Sedangkan ontologi mengenai struktur material dari ilmu pengetahuan.
Komunikasi sebagai kiat atau keterampilan Komunikasi dipandang sebagai skill yang oleh individu dipergunakan untuk melakukan profesi komunikasi. Perkembangan dunia komunikasi di Indonesia pada masa yang akan datang menunjukkan prospek yang semakin cerah. Dengan demikian, masalah-masalah yang berhubungan dengan profesi komunikasi tetap menjadi agenda penting. Antara komunikasi dan bidang profesional terdapat kaitan yang signifikan. Dalam menunjang suatu profesi atau karir yang menuntut kemampuan pemahaman pada sifat dasar komunikasi, berkomunikasi secara kompeten dan efektif diperlukan dalam bidang kemampuan berkomunikasi (speech communication), komunikasi massa, komunikasi organisasi, komunikasi politik, public relations, periklanan, penyiaran (broadcasting) dan pemasaran.
Pengetahuan dan kemampuan komunikasi adalah dasar untuk kualitas kepemimpinan. Merupakan hal pokok untuk hubungan interpersonal, mempengaruhi dan perkembangan informasi dalam organisasi. Komunikasi juga memainkan peran penting dalam perencanaan, pengambilan keputusan, pemikiran strategis, memperoleh pengetahuan teknis dan menilai hasil.
sumber : http://meiliemma.wordpress.com/2006/09/27/kuliah-1-pengantar-ilmu-komunikasi/
Naturalisasi Timnas
Sukses selalu daahh buat Timnas Indonesia .. jangan karena ada pemain naturalisasi saja kalian bisa bermain sebagus ini , tunjukan lah bahwa tanpa pemain naturalisasi kalian bisa bermain dengan baik.. buatlah seluruh rakyat Indonesia bangga dengan prestasi kalian dengan merebut Piala AFF untuk yang pertama kalinya...
BRAVO TIMNAS INDONESIA
Senin, 08 November 2010
KONFLIK
Bicara mengenai konflik , semua orang pasti pernah mengalami sebuah konflik.. entah konflik antar individu maupun antar kelompok.. gw punya cerita nii tentang konflik yang pernah gw alamin.. Waktu gw baru lulus dari SMP , gw punya niat ngelanjutin ke SMA SWASTA di Jakarta.. karena sehabis lulus SMA gw pengen banget kuliah.. keinginan gw itu sejalan sama nyokap gw.. tapi bokap gw beda pendapat sama keinginan gw.. Bokap gw ingin kalo gw masuk SMK.. Katanya biar bisa langsung kerja gitu.. padahal kan gw pengen kuliah dulu baru kerja..
Pas gw udah nerima surat kelulusan , gw langsung dipanggil sama bokap gw buat ngomongin kelanjutan pendidikan gw.. disitu ada gw , bokap , nyokap , abang2 gw , sama nenek gw.. bokap gw tetep bersih keras maksa gw buat ngelanjutin ke SMK , tapi gw tetep ga mau.. trus hal yang ga di inginin terjadi , nyokap gw kemasukkan arwah almarhum kakek gw (ya walaupun gw manggilnyaa engkong.. hehe) .. bokap gw diomelin sama beliau , kata beliau “biarin aja turutin apa kemauan anak lu” (gw masih inget banget sama kata2 itu)..Dan pada akhirnya jadi juga gw masuk SMA favorit gw..
Selang 1tahun gw di SMA , udah saatnya gw nentuin jurusan di kelas 2.. sekarang malah bokap gw yang sejalan sama gw.. gw pengen ngambil jurusan IPA tapi nyokap gw pengennya gw masuk jurusan IPS.. keulang lagi dahh kejadian setahun lalu.. tapi smua itu bsa dilewatin , karena gw nurutin apa kata nyokap gw.. yaa mau ga mau gw masuk jurusan IPS..
Yahh , ga terasa 3 tahun uda w lewatin di SMA.. saatnya gw nentuin buat masuk universitas favorit gw.. waktu itu w pengen banget masuk jurusan IT , tapi jurusan itu kan buat mereka yang di SMA nya masuk jurusan IPA.. harapan gw pupus ketika gg bisa masuk jurusan tersebut karena gw di SMA jurusannya IPS.. bokap gw debat lagi dahh sama nyokap gw , kata bokap gw ini semua salah nyokap.. kenapa waktu di SMA gw gg masukk ajha ke jurusan IPA , kalo gw dari jurusan IPA kan gw bisa masuk ke jurusan IT..Tapi biarlahh , gw udah nyaman ko sama jurusan gw yang sekarang ini.. karena sekarang gw masuk jurusan SI(Sistem Informasi)..
Bila dilihat dari jenis konflik diatas , itu termasuk konflik antar individu.. dimana ada perbedaan pendapat yang akhirnya harus mengorbankan masa depan gw..(hahah... tua banget daahh gw).. ini kenyataan , dan pernah gw alamin...
Sabtu, 06 November 2010
Selalu Ajha Ada Kerusuhan....
sepakbola di dunia pasti identik dengan suporternya. yaa salah satu nya di Indonesia.. suporter merupakan pemain yang ke-12 bagi sebuah klub sepakbola.. karena mereka dapat menyemangati klub kesayangan mereka untuk selalu menang dalam setiap pertandingannya.. yaa kita ambil saja salah satu contoh suporter sepakbola PERSIJA JAKARTA yang sering disebut dengan THE JAKMANIA.. saya salut dengan THE JAK , karena dimana PERSIJA bertanding , mereka selalu ada untuk mendampinginya hingga ke stadion luar kota..
tapi ada yang saya sayangkan dari THE JAK , setiap PERSIJA bertanding di Jakarta , mereka selalu saja membuat kerusuhan.. entah kerusuhan dengan suporter lain ataupun dengan sesama THE JAK sendiri bisa saja mereka bentrok dengan aparat kepolisian .. tapi itu smua hanya ulah2 suporter yang tidak bertanggungjawab.. mereka adalah suporter yang tidak resmi alias yang tidak terdaftar pada anggota THE JAKMANIA.. tidak mungkin anggota resmi ikut2an dalam sebuah kerusuhan.. tapi mereka yang selalu membuat kerusuhan itu hanya bisa mencoreng nama baik suporter The Jakmania khususnya pada klub PERSIJA JAKARTA.. bsa saja sebuah klub terkena sanksi atau denda karena ulah para suporternya yang tidak bertanggungjawab yang selalu membuat kerusuhan dimana tim nya bertanding..
yaa kalau kalian mau disebut suporter yang fanatik , janganlah selalu membuat kerusuhan.. itu hanya merugikan diri kita sendiri .. belum tentu kita selamat dalam kerusuhan tersebut.. yaa pesan gw sihh jadilah suporter yang baik yang bisa menjadi contoh untuk suporter lainnya.. bersatulah para suporter di Indonesia..
Jumat, 05 November 2010
True Story by My Best Friend
dia bigung sama hidup dia yg sekarang ini.. masalah yang besar datang kekehidupannya.. semua datang terlalu cepat.. dan dia masih harus menikmatin masa2 yang sekarang ini.. tapi disisi lain dia juga harus berani mempertanggungjawabkan apa yang udah dia perbuat selama ini... semua yang udah dia lakuin itu emang udah kelewat bates.. yaa tapi semua nya udah terjadii , mau di apain lagii....?
orang tua dia belom tau , tapi w merasa prihatin ajha sama dia .. w bener2 bingung banget.. bingung harus bantu apa ke dia... mungkin kalo orang tua dia tau, mereka bakalan marah banget sama... bisa2 si R di usirr nii darii rumahh...
dia juga udah berkali-kali minta bantuan ma gw buat nyelesaiin masalahnyaa , tapi gw juga ga tau gmn cara nyelesaiin nyaa...
jika dilihat jenis konflik nyaa , konflik tersebut termasuk konflik antar individu.. dan maav banget buat sahabat w R karena w udah nulis tentang kehidupan lo disini...
